Jumat, 06 April 2012

RENUNGAN PASKAH: SEMAK DURI


Shalom,
Saya ingin membagikan tentang sedikit kebenaran tentang penderitaan Yesus. Salah satu yang sering kita saksikan baik di kotbah2, gambar2, dan film2 tentang penderitaan Yesus, selain salib, kita lebih sering mengingat tentang mahkota duri di kepala Yesus. Mari kita baca...

Matius 27: 29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala- Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan- Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan- Nya dan mengolok- olokkan Dia, katanya: " Salam, hai Raja orang Yahudi! "

Apa makna dari mahkota duri yang Yesus terima pada saat Dia dianiaya begitu rupa? Ketika saya berpikir, saya menemukan sebuah peristiwa tak terlupakan ribuan tahun lalu...

Kejadian 3: 18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh- tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

Disitu jelas bahwa Adam dan Hawa, karena pemberontakan merekalah, maka apa yang mereka kerjakan hanya kesia2an. Bekerja siang dan malam tidak pernah mendapat hasil maksimal.

Namun syukur kepada Tuhan, bahwa semak duri yang merupakan hasil kutuk yang mestinya ditanggung oleh kita seumur hidup kita, telah ditanggung oleh Yesus. Artinya kita hidup dalam kepenuhan dan kelimpahan dalam segala hal dan apa yang kita kerjakan pasti berhasil.

Untuk ayat terakhir, saya akan tunjukkan kepada anda, apa yang terjadi jika kutuk semak duri itu dihapuskan dari hidup kita...

Ulangan 15: 4 Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka

Selamat Paskah, Tuhan memberkati
Musa Hendri Setiawan
CEO of MBT Indonesia
http://mbtindonesia.blogspot.com

Rabu, 21 Maret 2012

KARAKTER

Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku…
- King David

Rasa kagum dan hormat Bruce kepada Bapak A seketika berubah tatkala Bruce mengetahui tokoh panutan itu hidup tidak benar. Berbagai perilaku dan tindakan menyimpang yang selama ini hanya terdengar sebagai kabar burung ternyata terbukti sudah kebenarannya. Bahkan, Bapak A kemudian diseret ke meja hijau karena kasus penggelapan uang.
Benar kata orang bahwa ketika kita berkenalan dengan seseorang, kita akan menghormati dia karena pengetahuan, jabatan atau prestasinya. Namun seiring perjalanan waktu, hanya karakterlah yang membuat kita tetap bisa menghormatinya. Maka ketika seseorang kehilangan karakternya, bisa jadi ia akan kehilangan (hampir) segalanya.
John Luther berkata, “Karakter yang baik lebih layak dipuji daripada bakat yang luar biasa. Kebanyakan bakat adalah karunia. Karakter yang baik, sebaliknya tidak dianugerahkan kepada kita. Kita harus membangunnya keping demi keping melalui pemikiran, keputusan, keberanian dan kebulatan hati.” Singkatnya, karakter adalah pilihan hidup! Tentu komponen karakter ada begitu banyak, antara lain: kejujuran, integritas (apa yang diucapkan sama dengan yang dilakukan) dan disiplin.
Karakterlah yang membuat seseorang mendapatkan kepercayaan orang lain dan dengan demikian ia akan lebih mudah mempengaruhi orang lain. Tentu, menjadi pribadi berkarakter tidaklah mudah. Bahkan, kerap kali karakter asli seseorang baru terungkap pada masa-masa sulit. Misalnya, kalau ingin mengetahui kejujuran seseorang, berikan dia kekuasaan yang begitu besar yang dengan sangat mudah ia melakukan manipulasi. Jika ia bisa mengakhiri masa jabatannya dengan catatan bersih maka karakternya sungguh teruji. Ini sungguh bertolak belakang dengan mereka yang dulunya aktivis mahasiswa namun ketika menjabat kemudian melakukan perbuatan tercela.
Ketika masih menjadi jurnalis dulu, saya kenal seorang pejabat yang sangat bersih dan tidak mau neko-neko. Memang terkadang sikap ini membuatnya lonely memang terkadang seorang pemimpin harus bersedia lonely at the top (tentu masih banyak birokrat jujur di negeri ini, namun karena perilaku sebagian kecil oknum pejabat sering kali mencoreng wajah institusi pemerintahan). Sang pejabat ini suatu ketika disindir karena kebersihannya itu. Dengan santai ia hanya berkomentar, “Saya tidak sakit namun saya berada di tengah-tengah orang yang sakit!” Wow!
Apa yang dilakukan sang pejabat bersih ini barangkali mirip dengan ikan di lautan. Ya, ikan di lautan hidup di air asin namun ia tidak ikut-ikutan asin. Inilah yang disebut insulasi. Hidup di sebuah tempat namun tidak dipengaruhi situasi dan kondisi tempat tersebut. Namun, kalau mau jujur, seberapa banyak dari kita bisa menjadi seperti itu? Sikap memang menular. Sikap baik cepat menular namun sikap buruk jauh lebih cepat menular!
* Motivational speaker dan penulis buku-buku motivasi best seller (Reach Your Maximum Potential, The Power of Hope, Melejit di Usia Muda dan Be Strong). Dapat dihubungi melalui e-mail: pwinarto@cbn.net.id atau www.pauluswinarto.com.

TITANIC KEHIDUPAN

Titanic merupakan kapal terbesar dan termewah di zamannya dan oleh banyak orang diyakini ‘tak dapat tenggelam’. Dalam pelayaran perdananya dari Inggris ke New York City, kapal uap Inggris ini menabrak gunung es sekitar pukul 23.40 waktu setempat pada 14 April 1912.
Dua setengah jam kemudian, kapal raksasa ini pecah dan tenggelam. Sekoci di kapal ini hanya sanggup mengangkut setengah dari seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 2.200 orang. Sekitar 1.500 nyawa melayang sia-sia di malam yang dingin itu.
Banyak yang beranggapan bahwa gunung es telah merobek kerusakan yang sebenarnya telah ada di lambung kapal. Ketika penyebab kecelakaan itu akhirnya terungkap di tahun 1985, air mata dari keluarga korban dan korban yang masih hidup tak terbendung lagi. Para peneliti menemukan bahwa lambung kapal yang terbuat dari baja menjadi rapuh di perairan beku Atlantik Utara, yang menjadikannya mudah patah ketika terjadi tumbukan. Ada yang menduga kapal Titanic melaju terlalu cepat di perairan yang dipenuhi gunung es.
Suatu malam, Yesus berjalan di atas air dan murid-Nya Petrus ingin bergabung dengan-Nya. Petrus meninggalkan perahu dan keadaanya baik-baik saja sampai ia melihat ke sekeliling dan menyadari kehadiran gelombang tinggi yang menggelora. Laut yang bergelora itu pun membuat Petrus menjadi takut dan mulai tenggelam (Baca: Matius 14:25-30).
Seperti Petrus, kita pun dapat mencapai hal-hal yang besar dengan bantuan Tuhan. Namun ketika kita justru melihat pada keadaan yang menakutkan di sekitar kita, iman kita pun goyah dan membuat kita merasa seperti tenggelam.
Di lain waktu, kita mulai memandang kepada kesuksesan dan mengabaikan kebutuhan untuk menjaga pertumbuhan rohani kita. Di saat itu, kita mungkin mulai merasa tidak dapat tenggelam, seperti Titanic.
Namun akan selalu ada bahaya tersembunyi yang dapat merusak kesaksian dan pelayanan kita. Satu-satunya cara yang aman untuk menavigasi hidup kita adalah dengan menjaga pandangan kita tetap tertuju kepada Yesus, bukan pada diri kita maupun lingkungan di sekitar kita. Tuhan akan membantu kita menyelesaikan perjalanan hidup kita, dan itu hanyalah puncak gunung es yang dapat kita lalui.

Sumber : Dianne Matthews

Minggu, 16 Oktober 2011

STEVE JOB AJA BER-AMERICA RIA

Pria setengah tua mengenakan kaos hitam panjang dengan celana blue jeans dan sepatu sport gaya America, siapa yang tidak kenal dengan transformer dunia yang satu ini, itulah Steve job, pendiri Apple sebuah perusahaan media komunikasi dunia yang sedang digandrungi saat ini.
Saya iri melihat beliau dengan mengenakan setelan seperti itu, yang saya berpikir sebelumnya bahwa beliau adalah seorang Amerika asli dari darah sampai tulangnya, ternyata beliau ialah orang keturunan Syria. Yang membuat aneh saya ialah, walaupun beliau menyadari bahwa dia merupakan keturunan Syria, dia tidak berpenampilan layaknya orang timur tengah dengan menggunakan pakaian putih panjang, sorban, jenggot yang panjang dan tebal...no! Steve Job ialah America sejati, bahkan lebih dari orang Amerika yang berdarah Amerika.
Sekarang mari lihat indonesia................
Banyak orang saya temukan dijalanan, memelihara jambang atau jenggotnya agar sangat lebat, memakai sorban putih, jubah putih panjang, mengenakan sandal jepit, berbicara dengan logat Arab yang sebenarnya hanyalah orang ndeso dari indonesia. Ketika saya berjalan di mall, saya melihat pria dan wanita berpakaian ala korea, dari model rambut, kacamata, baju, rok atau celana sampai sepatu, semua serba korea. Bahkan sekarang ada boyband ala korea, girlband ala korea, dan segala assesories ala korea yang lagi marak.
Parahnya.............
Di gereja juga menjadi trendsetter dari penampilan ala korea, padahal gereja harusnya menjadi penjaga atas bangsa termasuk penjaga kebudayaan asli indonesia yaitu batik dan kebaya. Saya tidak menyarankan kemana-mana pakai batik dan kebaya, namun kita bisa menjadikannya lebih kreatif dengan memodifikasinya sesuai dengan porsi masing-masing. Saya memimpikan sebuah gereja, ketika orang2 diluar berlomba mengikuti trend dunia, kita bertahan dan menjadi cagar budaya bagi bangsa2 bahwa kita adalah pemegang mandat budaya Indonesia. Bagaimana menurut anda?

SEBERAPA INDONESIA-NYA GEREJA ANDA?

Indonesia sejak lama mengalami penjajahan baik itu dari Inggris, Jepang, Belanda dan rongrongan dari dalam dengan berbagai peristiwa memilukan. Namun sekarang ini, khususnya gereja Tuhan juga mengalami penjajahan dengan gaya ibadah dan penyembahan kepada Tuhan. Saya mengamati, beberapa gaya ibadah di beberapa gereja menjadi sangat mirip dengan Hillsong, dengan gemerlap lampu diskotik dan rasanya kalau tidak begitu, hadirat Tuhan belum dirasakan. Ada pula yang mirip dengan Israel Houghton dari Joel Osteen ministry Amerika serikat, dengan gaya worship leader memegang gitar dan memimpin pujian penyembahan, dan rasanya kalau ngak begitu, ngak akan merasakan kehadiran Tuhan. Terakhir gereja-gereja Tuhan juga dijajah oleh True Worshipper, rasanya jika gaya penyembahan dengan banyak singer seperti Ture Worshipper-lah yang akan didengar Tuhan. Ini merupakan sebuah ciri bangsa budak, mengapa? Karena budak selalu menuruti kemauan tuannya dengan syarat kehilangan jati dirinya.
Sekarang kita bicara gereja, gereja harusnya menjadi oposite dari dunia tentang banyak hal termasuk gaya hidup, cara berpikir dan bertindak, namun sekarang gereja tidak ubahnya dengan sistem pemerintahan dunia bahkan lebih parah dari dunia. Gereja diumpamakan sebagai sapu untuk membersihkan kekotoran bangsa ini, namun apa jadinya jika sapu-nya sendiri saja kotor, sama artinya dengan orang buta menuntun orang buta kejalan yang tidak jelas.
Kadang sebelum bicara transformasi bangsa dengan kapasitas yang lebih besar, saya menyarankan untuk menanamkan semangat ke-indonesia-an kita terlebih dahulu. Belajar untuk memerahputih kan kehidupan kita didalam tindakan dan bergereja, jangan pernah meniru gaya menyembah dan beribadah bangsa lain, datanglah kepadaNya dengan orisinilitas anda sebagai orang Indonesia dihadapan Tuhan. Bagaimana menurut anda?

Rabu, 21 September 2011

MARI BERHITUNG BERSAMA AIA FINANCIAL

Jika Anda menabung di Bank sejumlah Rp 140 juta, maka Anda hanya akan mendapat bunga maksimal 7% per tahun potong Pajak Pemerintah 20% menjadi Rp 184.000.000, tetapi jika Anda direkomendasikan untuk menjalani rawat inap dan menghabiskan biaya Rp 100.000.000, maka uang Anda tinggal 84 juta. Bayangkan jika Anda setiap tahun sampai usia 75 tahun menjalani rawat inap dengan biaya Rp 100.000.000 per tahun, berapa uang yang harus Anda keluarkan???? 75 x Rp 100.000.000 = Rp 7.500.000.000....uang siapa??????
CERITA AKAN MENJADI LAIN, JIKA ANDA MENABUNG DI
AIA FINANCIAL:
Jika usia Anda 50 tahun dan ingin Menabung di AIA sebesar Rp 20 Juta per Tahun selama 7 Tahun (7 kali saja/ total menabung Rp 140 juta), Anda mendapatkan beberapa fasilitas dan manfaat sebagai berikut:
1. UANG PERTANGGUNGAN: Jika Anda meninggal, maka ahli waris Anda akan memperoleh santunan langsung Rp 75.000.000, berlaku sampai usia Anda 99 tahun
2. CRITICAL ILLNESS: Jika Anda terdiagnosis penyakit Kritis, maka Anda akan memperoleh santunan langsung Rp 50.000.000, berlaku sampai Anda berusia 80 tahun
3. PERSONAL ACCIDENT: Jika Anda meninggal dunia atau mengalami cacat tetap karena kecelakaan, maka Anda akan memperoleh santunan langsung Rp 75.000.000, berlaku sampai Anda berusia 70 tahun
4. WAIVER OF PREMIUM: Jika Anda dinyatakan cacat tetap total, maka tabungan Anda akan diteruskan oleh AIA sampai Anda berusia 65 tahun
5. HOSPITAL & SURGICAL: Jika Anda direkomendasikan untuk menjalani rawat inap akibat sakit, maka Anda akan memperoleh fasilitas kamar Rp 500.000 per malam termasuk biaya kesehatan sebesar Rp 250.000.000 per tahun, dan berlaku hingga Anda berusia 75 tahun (75 x Rp 250.000.000 = Rp 18.750.000.000)
6. HOSPITAL INCOME: Jika Anda direkomendasikan untuk menjalani rawat inap akibat sakit, maka Anda akan memperoleh santunan tunai senilai Rp 300.000 per hari selama Anda di Rumah Sakit, berlaku sampai usia Anda 65 tahun
7. NILAI INVESTASI: Jika Anda memutuskan untuk pensiun di usia 65 tahun, maka nilai tabungan Anda menjadi Rp 201.459.000 (Total biaya Rumah Sakit saat Rawat inap ditanggung oleh AIA FINANCIAL dan tidak dikurangkan dengan Tabungan Anda)

Lindungi Suami, Istri, dan Anak-Anak Anda dari pengeluaran yang tidak perlu dan siapkan Dana untuk masa Pensiun dan Dana Sekolah anak Anda. Hubungi kami untuk penjelasan lebih lanjut:
HENDRI SETIAWAN – 08175064751
Jika Anda memiliki Polis dari Asuransi lain, kami siap untuk mengkalkulasi (menghitungkan) manfaat yang telah Anda peroleh melalui Asuransi lainnya

Kamis, 21 April 2011

KISAH SUKSES: MOORYATI SOEDIBYO

Soedibyo, kelahiran Sleman. Yogyakarta, sarjana tekstil pensiunan pejabat tinggi departemen perindustrian. Sedang istrinya, yang mungkin lebih banyak diketahui, cucu Raja Surakarta Susuhunan Paku Buwono X. Pribadi mandiri yang sejak usia tiga tahun telah digembleng neneknya, tinggal bersama di Keputren Keraton. Sebagai wanita pengusaha, Mooryati adalah produsen berbagai ragam jamu dan kosmetika tradisonal, plus sekian banyak usaha bisnis lainnya.
Mooryati sangat bersemangat dalam memajukan usahanya. Sesuatu yang wajar. Bahkan sesungguhnya harus menjadi jati diri setiap pengusaha. Apalagi karena sifat bisnisnya sebuah produk, menjadi tidak relevan tuduhan menerima fasilitas. Sebab dalam hal ini, tingkat keberhasilan justru akan tergantung kepada penerimaan masyarakat pengguna produknya. Sekalipun menikmati fasilitas berlimpah, banyak produk sejenis juga bertebaran di masyarakat. Pandangan masyarakat menjadi batu ujian, kualitas produknya baik atau jelek, punya daya saing atau tidak.
Ada ungkapan klasik. Nabi tidak dikenal di kampungnya sendiri. Tahun lalu. Mooryati meraih penghargaan dari The Asian Institute of Management (AIM) di Manila. Philipina. Mooryati terpilih selaku seorang wanita pengusaha. Asia yang berhasil menerapkan prinsip manajemen modern (meski produknya tradisonal) dalam bisnis. Penghargaan ini membuktikan, sebagai wanita pengusaha, lewat penilaian para ahli manajemen Asia, Mooryati terbukti telah berada di jalur yang benar.”
Mooryati sekarang ini paling tidak tercatat sebagai direktur utama dari empat perusahaan raksasa. Bisnis utamanya, produsen jamu dan kosmetika tradional, tetap menjadi andalan. Alumni jurusan bahasa Inggris. Universitas Saraswati Solo dan pemilik ijazah tingkat V Aliance Francaise ini, pada kenyataannya juga memimpin perusahaan yang bergerak dalam bidang gedung perkantoran serta hotel berbintang. Malahan bulan lalu, di tengah kinerja berbagai bank merosot, Mooryati malahan menguasai sebuah bank papan atas. “Ah…tapi bank tersebut tidak saya beli sendirian. Saya tetap hanya dodol jamu, berjualan jamu saja,” katanya berkilah.
Roma memang tidak dibangun dalam sehari. Demikian pula kerajaan bisnis Mooryati tidak tercipta dalam sekejap. Segala macam sukses pada hari ini, bertolak belakang dengan suasana ketika pertengahan tahun 1973 Mooryati dengan modal Rp. 25.000,- merintis bisnis dengan meramu sendiri minuman beras kencur di garasi rumah, bersama dua orang pembantunya. “Saya sengaja membikin beras kencur, karena paling gampang. Bisa dikerjakan malam hari, paginya langsung saya bawa ke arisan atau ditawarkan dari rumah ke rumah…”.
Untuk menjamin mutu, bahan bakunya dibeli dari Solo, Jawa Tengah. Masa itu Mooryati harus pulang balik Jakarta-Solo sekali seminggu naik bis malam, karena modal terbatas. Dia juga harus membawa uang kontan, karena para penjual bahan (jamu) belum mengenalnya. “Semuanya saya jalani dengan ikhlas…”.
Ketekunannya berusaha bisa menjadi teladan. Tanpa menyerah, Mooryati secara cermat terus mengembangkan industrinya, terus memperluas pasar dan menapak ke atas. Dua tahun setelah produk beras kencurnya dimasyarakatkan, dengan pembantu berkembang menjadi sepuluh orang, produknya berjumlah enam macam. Tetapi baru setelah lima tahun berjalan, dengan karyawan sekitar 50 orang, produksinya mulai masuk ke salon-salon kecantikan.
Berkembangnya produksi penyebab munculnya konflik situasi. Para karyawannya harus bekerja sampai malam, mereka ikut tidur di rumah pribadinya yang sempit di Jalan Sawo. “Privacy keluarga mulai terganggu.” Di setiap tempat banyak tumpukan botol atau bahan mentah jamu berserakan, di segala sudut rumah ada orang bekerja. Maka saya segera putuskan, membikin pabrik di Ciracas. Diresmikan pada tanggal 8 April 1987 oleh Menteri Kesehatan Soewardjono Soeryaningrat..”
Berbareng dengan tumbuhnya kesadaran untuk kembali ke alam, jamu dan kosmetika tradisional buatan Mooryati mulai berkembang pesat. Produksinya tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat setempat, namun juga telah diterima luas sejak dari Jepang sampai negara-negara di Timur Tengah. Jamu tradisional tidak lagi sekedar hanya merupakan industri rumah tangga, melainkan sudah tumbuh menjadi industri sekaligus eksportir raksasa.
Lahir di Solo pada tanggal 5 Januari 1928, usianya yang sudah mulai senja sama sekali tidak pernah menyurutkan langkahnya. Mooryati masih selalu tangkas, setangkas tokoh wayang Srikandi idamannya. Apa resepnya meraih keberhasilan?
Matanya langsung bersinar. Cepat sekali jawaban Mooryati, “Singkat saja, tekun dan sabar. Kalau itu bisa dihayati, semua impian akhirnya pasti terwujudkan…”.
KISAH HIDUP Jerry Yang & David Filo 
Yahoo! Bermula dari hobi mahasiswa yang berubah menjadi brand global yang telah merubah cara orang untuk berkomunikasi satu sama lain, mencari dan mendapatkan informasi dan membeli berbagai macam barang.
Dua pendiri dari Yahoo!, David Filo dan Jerry Yang, kandidat doctor bidang teknik elektro di Universitas Stanford, yang memulainya di trailer kampus pada bulan Februari 1994 sebagai jalan untuk tetap dalam ketertarikan pribadi mereka terhadap internet. Jauh sebelum mereka menghabiskan lebih banyak waktu dalam daftar jaringan favorit mereka dibanding dengan desertasi doctor mereka. Bagaimanapun juga daftar Jerry and David menjadi sangat panjang dan mereka mengklasifikasikan dalam bentuk kategori. Ketika kategori semakin panjang, mereka membuatnya menjadi subkategori… dan lahir konsep inti dibalik Yahoo!.
Web site dimulai sebagai “Jerry’s Guide to the World Wide Web” tetapi juga menerima moniker baru dengan bantuan kamus. Nama Yahoo! merupakan akronim untuk “Yet Another Hierarchical Officious Oracle,” tetapi Filo and Yang memilih nama yang mereka pilih karena mereka suka dengan definisi umum dari yahoo: “rude, unsophisticated, uncouth.” Yahoo! Sendiri pertama kali dibuat di workstation mahasiswa Yang, “Akebono,” ketika software dibuat di komputer Filo, “Konishiki” – keduanya nama pemain sumo yang melegenda.
Jerry dan David segera menemukan bahwa mereka tidak sendiri untuk menemukan web site yang sangat berguna. Jauh sebelum ratusan orang yang mengakses panduan mereka dari trailer di Stanford. Dengan dukungan kolega netter membuat usaha yang digulirkan semakin banyak peminat komunitas internet yang terlibat. Yahoo! Merayakan pertama kalinya jutaan klik per harinya pada tahun 1994, yaitu tak kurang dari 100 ribu macam pengunjung yang unik.
Berdasarkan tingkat lalulintas dan antusias penerimaan terhadap Yahoo! Telah diterima, para pendiri menyadari mereka mempunyai bisnis yang potensial di tangan mereka. Pada bulan Maret 1995, kerjasama bisnis dengan para pemilik lembaga modal ventura Silicon Valley. Mereka kemudian menjalin kerja sama dengan Sequoia Capital, perusahaan yang mempunyai reputasi dalam bidang investasi termasuk untuk Apple Komputer, Atari, Oracle dan Cisco Systems. Mereka setuju untuk mendanai Yahoo! Pada bulan April 1995 dengan investasi awal mendekati dua juta dolar.
Realisasi perusahaan baru mereka mempunyai pertumbuhan potensial yang cepat, Jerry dan David memulai untuk membuat tim manajemen. Mereka merekrut Tim Koogle, seorang veteran Motorola dan alumni dari jurusan teknik Stanford, sebagai chief executive officer dan Jeffrey Mallett, pendiri Novell’s Divisi konsumen WordPerfect, sebagai chief operating officer. Mereka berhasil menyelamatkan perputaran pendanaan yang kedua pada tahun 1995 dari investor Reuters Ltd. dan Softbank. Yahoo! Diluncurkan dalam go public dengan sangat sukses pada bulan April 1996 dengan jumlah total 49 karyawan.
Saat ini, Yahoo! Inc. telah menjadi pemimpin komunikasi global lewat internet, komersil dan perusahaan media yang telah menjadi brand jasa jaringan lebih dari 232 juta individu setiap bulannya di dunia maya. Sebagai navigasi pertama secara online yang memandu dalam Web, www.yahoo.com adalah pemimpin pemandu dalam konteks lalulintas, periklanan, keperluan rumah tangga dan jangkauan pengguna bisnis. Yahoo! Adalah brand internet global pertama dan menjangkau pemirsa paling besar dalam dunia maya. Perusahaan juga membangun bisnis online dan perusahaan jasa yang mendesain produktifitas dan web untuk klien-kilen Yahoo!’s. Jasa ini termasuk dalam Corporate Yahoo!, sebuah jasa kustomisasi solusi portal untuk perusahaan; audio dan video streaming; toko hosting dan manajemen; dan jasa serta perlengkapan Web site. Jaringan perusahaan Web global termasuk dalam 25 World properties. Dengan kantor pusat di Sunnyvale, California, Yahoo! Juga telah mempunyai kantor di Eropa, Asia, Amerika Latin, Australia, Kanada and Amerika Serikat.